SERANGAN FAJAR PEMILU



SERANGAN FAJAR PEMILU
Oleh; Drs.Hamzah Johan

Pertanyaan :
1. Apa pengertian serangan fajar pemilu?
2. Apa hukum serangan fajar pemilu menurut hukum Islam ?
3. Berdosakah mengambil uang serangan fajar pemilu?
4. Berdosakah memilih caleg lain jika telah menerima uang dari caleg serangan fajar ?

Jawaban :

1. Pengertian serangan fajar pemilu adalah praktek money politict menjelang pemilu dimana seorang caleg/capres/cawapres dll atau team suksesnya sengaja memberi uang dengan nominal tertentu kepada calon pemilih pada waktu fajar pada hari pencoblosan dengan harapan calon pemilih memilih caleg/capres/cawapres bersangkutan.

2. Hukum serangan fajar pemilu menurut hukum Islam adalah haram karena itu perbuatan suap/sogokan/risywah sebagaimana disebutkan dalam hadits;

ﻋﻦ ﺍﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ : ﻟﻌﻦ ﺭﺳﻮﻝ
ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﺮﺍﺷﻲ ﻭ ﺍﻟﻤﺮﺗﺸﻲ ﻓﻲ
ﺍﻟﺤﻜﻢ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺨﻤﺴﺔ , ﻭ ﺣﺴﻨﻪ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺻﺤﺤﻪ
ﺍﺑﻦ ﺣﺒﺎﻥ.
Artinya :”Dari Abu Hurairah Radiyallahu anhu
berkata, Rasulullah SAW melaknat penyuap dan
orang yang disuap dalam hukum.” (HR.
Ahmad dan Al-Arba’ah serta dihasankan oleh At-
Tarmizi dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Dan dipertegas oleh firman Allah;

ﻭَﺗَﻌَﺎﻭَﻧُﻮا۟ ﻋَﻠَﻰ ٱﻟْﺒِﺮِّ ﻭَٱﻟﺘَّﻘْﻮَﻯٰ ۖ ﻭَﻻَ ﺗَﻌَﺎﻭَﻧُﻮا۟ ﻋَﻠَﻰ ٱﻹِْﺛْﻢِ ﻭَٱﻟْﻌُﺪْﻭَٰﻥِ ۚ ﻭَٱﺗَّﻘُﻮا۟ ٱﻟﻠَّﻪَ ۖ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﺷَﺪِﻳﺪُ ٱﻟْﻌِﻘَﺎﺏِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Al-Ma'idah - 5:2)

3. Mengambil uang serangan fajar pemilu hukumnya mubah (boleh) / tidak berdosa dengan alasan
1. Ada unsur kerelaan dari penyuap.
2. Terpaksa menerimanya dengan niat memberi efek jera pada penyuap.
Namun uang tsb sebaiknya diberikan kepada fakir miskin. Jika anda miskin sebaiknya anda pakai sendiri.

4. Meskipun seorang caleg/capres/cawapres atau team suksesnya telah memberikan uang agar yang bersangkutan dipilih namun anda memilih yang lain maka hukumnya mubah/tidak berdosa. Sebab alasannya adalah;
Caleg/capres/cawapres tersebut telah berbuat curang dengan melakukan tipudaya politik, maka sebagai pelajaran bagi mereka ambil uangnya tapi jangan dipilih agar mereka jera dan caleg/capres/cawapres mendatang tidak mau melakukan suap lagi.
Kenapa praktek suap ini dipakai oknum tertentu? Karena cara tsb dipandang ampuh. Tapi jika suap/serangan fajar tidak ampuh lagi maka mereka pasti meninggakan cara tsb. Untuk itu mrk kita beri pelajaran, ambil uangnya dan pilih umat Islam yang beriman.

Wallahu a'lam
Lebih baru Lebih lama