STRATEGI PENGUMPULAN ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH

STRATEGI PENGUMPULAN ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH
Oleh; Drs. Hamzah Johan
(Ketua 1 Baznas Kota Batam periode 2015-2020)

Ada empat langkah dalam strategi pengumpulan zakat, infaq, dan shadaqah;

Pertama ; PENENTUAN SEGMEN DAN TARGET MUZAKKI

Yang dimaksud dengan Segmen dan Target Muzakki adalah ;

1. Lembaga Pemerintahan dan Swasta, seperti SKDP dan Bank.
2. Perusahaan-Perusahaan
3. Individual

Ketiga segmen dan target muzakki ini perlu disiapkan data yang baik.

Kedua ; PENYIAPAN SUMBER DAYA DAN SISTEM OPERASI

A. Penyiapan Sumber Daya, terkait dengan;

1. SDM (Sumber Daya Manusia) seperti Nara Sumber yang kompeten dan karyawan yang handal.
2. Peningkatan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) baik kwantitas mau pun kualitasnya.
3. Data dan peta zakat sebagai acuan operasional.

B. Penyiapan Sistem Operasi, terkait dengan;

1. Sosialisasi; publikasi, kampanye melalui media masa ( cetak dan elektronik), internet (website, blog, facebook, twitter),  Brosur-brosur (yang sifatnya praktis yang berisikan tentang al-amwaluzzakawiyah dan cara penghitungannya),  mall dsb.

2. Edukasi,   penyuluhan sadar zakat ke sekolah2, penerbitan buku, buletin dsb.

3. konsultasi; yakni menyiapkan dan menyediakan personal tempat orang bertanya tentang perzakatan dan komplain umat.

4. Penagihan atau penjemputan langsung dan tidak langsung (online, pay rall)


Ketiga ; MEMBANGUN SISTEM KOMUNIKASI

 Sistem komunikasi perlu dibangun dengan;
1. Lembaga-lembaga di Pemerintahan dan Swasta seperti Dinas Sosial, Dinas Pajak , DPR ,  Kepolisian, Perbankkan dan OPZ (Organisasi Pengelola Zakat).
2. Lembaga Keagamaan seperti MUI dan Ormas2 Islam.
3. Individual, seperti Tokoh adat, Tokoh Masyarakat dan para muzakki.

Keempat ; SISTEM PELAYANAN YANG BAIK.

Yang dimaksud dengan Sistem Pelayanan Yang Baik adalah tersedianya;

1. Sumber Daya Manusia (SDM) yang STAF (Shiddiq, Tabligh, Amanah dan Fathonah).

 Shiddiq adalah benar niatnya bekerja karena Allah. Bekerja atas dasar jihad dan keummatan. Bertindak berdasarkan syari'at Islam dan peraturan yang berlaku.
 Tabligh adalah menyampaikan, mengimplementasikan dan mensukseskan pengelolaan zakat sesuai dengan syari'at Islam dan aturan yang berlaku.
 Amanah adalah kejujuran, transfaransi dan tras (dapat dipercaya).
 Fathonah adalah kecerdasan, yakni kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan berukhuwah.

2. Perkantoran yang baik, mudah dijangkau, nyaman dan layak.
3. Alat komunikasi yang baik seperti website dan  telepon
4. Alat transportasi yang cukup dan baik ( mobil atau sepeda motor).
5. Alat-alat administrasi yang lengkap seperti komputer, mesin foto copy, formulir penerimaan pembayaran zakat yang baku yang memudahkan pengontrolannya. Pencatatan penerimaan dan pembayaran yang mudah dan transparan.
6. Ketersediaan tempat-tempat penyetoran yang mudah dijangkau oleh muzakki, seperti Bank Syari'ah dsb.

Wallohu a'lam.

Lebih baru Lebih lama