4 I KANDUNGAN ISRA' DAN MI'RAJ

4 I KANDUNGAN ISRA' DAN MI'RAJ
Oleh: Drs. Hamzah Johan Albatahany


1. ILMU
2. IMAN
3. IBADAH
4. IJTIMA'IYYAH (Kemasyarakatan)
----------------------

1. ILMU 

Ilmu tentang bumi, itu hal yang biasa. Tetapi ilmu menyangkut tentang langit itu sangat luar biasa. Nabi Muhammad SAW menceritakan tentang langit tersebut sebagai pengalaman emperis yang sebelumnya belum ada manusia lain mengetahuinya. Ini membuktikan bahwa peristiwa isra' dan mi'raj menimbulkan loncatan ilmu pengetahuan yang sangat luar biasa.
Teleskop Huble hanya mampu mendeteksi sejauh 30 milyar tc (tahun cahaya), sedangkan jarak bumi ke langit pertama menurut hadits 500 tahun. Dan ketika dikonversi pada kecepatan malaikat jibril (qs. Al-Ma'arij:4) 50 ribu tahun, maka jarak bumi ke langit pertama  lebih kurang166.531.250 milyar tahun cahaya (166 kuadraliun, 531 triliun, 250 milyar tc). Ini memicu peningkatan ilmu dan teknologi.

2. IMAN

a. Menumbuhkan Iman bagi orang umum.
Ketika Nabi Muhammad SAW menjemput perintah shalat lima waktu sehari-semalam, tidak langsung mi'raj tapi dimulai dengan isra'. Ini penting untuk meyainkan orang2 musyrik Makkah. Jika Nabi Muhammad SAW langsung mi'raj maka tidak ada data yang dapat membuktikannya, tapi dengan isra' Nabi Muhammad SAW dapat menceritakan secara detail tentang Masjidil Aqsha (padahal beliau belum pernah ke masjid tsb).

b. Meningkatkan Iman bagi orang Islam
Dari peristiwa isra' dan mi'raj, ternyata bumi ini seperti sebutir debu ditengah triliunan bintang dan planet di ruang langit pertama. Bagi orang Islam yang mengetahui luas dan jauhnya langit tersebut akan menambah keimanannya dan merasakan kebesaran Allah SWT.

3. IBADAH

Ibadah yang perintahnya sangat istimewa adalah ibadah shalat. Perintahnya (fardhu lima waktu sehari-semalam) terjadi pada peristiwa isra' dan mi'raj. Ini pertanda bahwa ibadah shalat merupakan bagian ibadah utama. Hal ini disinyalir dari beberapa hadits menyebutkan bahwa yang pertama dihisab pada hari kiamat adalah shalat.

4. IJTIMA'IYYAH (Kemasyarakatan)

Ketika dalam peristiwa isra' dan mi'raj Nabi Muhammad SAW diperlihatkan banyak wanita yang berkuku tembaga mencakar dan mencabik-cabik badan mereka sendiri, beliau bertanya kepada Jibril perihal itu, yang kemudian disebut Jibril sebagai wanita tukang gosip di dunia.
Hal itu mengabdung makna bahwa perustiwa isra' dan mi'raj tsb memberi pesan agar kita menjaga nilai-nilai sosial kemasyarakatan.



Batam, Jum'at 21 April 2017
Lebih baru Lebih lama