Kenaikan Isa: Perspektif Aqidah Islam dan Doktrin Kristen. Nabi Isa Belum Dapat Masuk Surga sebelum melalui; tahapan akhirat dan setelah surga dimasuki terlebih dahulu oleh nabi Muhammad saw.

Kenaikan Isa: Perspektif Aqidah Islam dan Doktrin Kristen


1. Doktrin Kristen tentang Kenaikan Almasih
Keyakinan naiknya Almasih ke surga atau ke sisi Allah dalam doktrin Kristen, sangat terkait dengan klaim wafatnya beliau di tiang salib. Jika orang-orang Yahudi mengklaim bahwa mereka telah berhasil membunuh dan menyalibnya atas berbagai tuduhan, maka orang-orang Kristen meyakini wafatnya di tiang tersebut semata-mata untuk menebus dosa turunan Adam Alaihissalam. Beliau diyakini wafat pada hari Jumat dan dikuburkan pada malam Sabtu, dan masih berada di dalam kuburnya hingga malam Ahad.
Konon kabarnya, dua hari setelah ia mati disalib, yaitu pada pagi hari Ahad, ia bangkit dan keluar dari kuburnya dan akhirnya bertemu dengan para pengikutnya di daerah al-Jalil, di Palestina. Setelah empat puluh hari berada di tengah-tengah mereka—pasca penyaliban, beliau pun naik ke langit.


2. Aqidah Islam Tentang Kenaikan Isa AS.

a. tidak dibunuh ataupun disalib
Al-Qur'an menerangkan dalam surat An Nisaa':157 bahwa Isa tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah seperti Isa.
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّـهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـٰكِن شُبِّهَ لَهُمْ ۚ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِّنْهُ ۚ مَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
...dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa': 157)
b. Isa diangkat ke langit
Muslim menyangkal adanya penyaliban dan kematian atas diri Isa ditangan musuhnya. Al-Qur'an menerangkan Yahudi mencari dan membunuh Isa, tetapi mereka tidak berhasil membunuh dan menyalibkannya. Isa diselamatkan oleh Allah dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah yang tahu tentang hal ini. Al Qur'an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.
بَل رَّفَعَهُ اللَّـهُ إِلَيْهِ ۚ وَكَانَ اللَّـهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya, dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa':158)

Tiga Persoalan Penting,  yaitu : tentang KEMATIAN, KENAIKAN dan SURGA

1. KEMATIAN
Dalam Aqidah Islam konsep kematian itu secara umum disebutkan,
Allah SWT berfirman:

كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوٰتًا فَأَحْيٰكُمْ  ۖ  ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
"Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu, lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 28)
Mati yang hakiki adalah berpisahnya antara roh dengan jasad, sebaliknya hidup yang hakiki adalah bersatunya roh dan jasad. Maka dari ayat tsb (qs 2:28) dapat difahami bahwa manusia mati satu kali dan hidup dua alam (dunia dan akhirat). Dengan demikian karena Allah sudah menegaskan Isa tidak dibunuh (qs 4:157) dan Nabi saw bertemu dg beliau di langit ke-2 maka nabi Isa masih hidup (menyatu antara roh dan jasadnya.
Disisi lain ini menjadi dalil  bahwa nabi saw isra' dan mi'raj dg roh dan jasadnya. Jika dikatakan dg rohnya saja maka nabi saw dianggap mati karena rohnya berpisah dg jasadnya. Ingat mati hanya satu kali ! Dan ketika nabi saw pulang dari isra' dan mi'raj, beliau masih hidup.

Pandangan Agama Kristen:
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, Ibrani 9:27

2. KENAIKAN

Pada doktrin Kristen, Isa naik ke surga.
Pada Aqidah Islam, Isa naik ke langit, pada peristiwa isra' dan mi'raj Isa bertemu nabi saw di langit ke-2.

3. SURGA
Dalam aqidah Islam surga dapat dimasuki setelah melalui hari akhirat dan setelah dimasuki terlebihdahulu oleh Nabi saw.
Allah SWT berfirman:

إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايَةً لِّمَنْ خَافَ عَذَابَ الْءَاخِرَةِ  ۚ  ذٰلِكَ يَوْمٌ مَّجْمُوعٌ لَّهُ النَّاسُ وَذٰلِكَ يَوْمٌ مَّشْهُودٌ
"Sesungguhnya pada yang demikian itu pasti terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Itulah hari ketika semua manusia dikumpulkan (untuk dihisab), dan itulah hari yang disaksikan (oleh semua makhluk)."
(QS. Hud: Ayat 103)




Dalam hadits disebutkan, pertama sekali yg masuk surga ada nabi Muhammad saw.

٢٩٢ - و حَدَّثَنِي عَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آتِي بَابَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَسْتَفْتِحُ فَيَقُولُ الْخَازِنُ مَنْ أَنْتَ فَأَقُولُ مُحَمَّدٌ فَيَقُولُ بِكَ أُمِرْتُ لَا أَفْتَحُ لِأَحَدٍ قَبْلَكَ
292. Dan telah menceritakan kepadaku Amru an-Naqid dan Zuhair bin Harb keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Hasyim bin al-Qasim telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin al-Mughirah dari Tsabit dari Anas bin Malik dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Saya mendatangi pintu surga pada hari kiamat, lalu saya meminta dibukakan. Lalu seorang penjaga (Malaikat) bertanya, 'Siapa kamu? ' Maka aku menjawab, 'Muhammad'. Lalu ia berkata, "Khusus untukmu, aku diperintahkan untuk tidak membukakan pintu untuk siapapun, sebelum kamu masuk."(HR. Muslim dan Ahmad).

Jadi nabi Isa tidak bisa langsung masuk ke surga, kecuali setelah melalui tahapan akhirat dan setelah surga dimasuki terlebih dahulu oleh nabi saw .
Lebih baru Lebih lama