NASIB PARA PAHLAWAN

NASIB PARA PAHLAWAN
Oleh: Drs. Hamzah Johan

A. Arti Pahlawan

Pahlawan adalah orang yang berjasa ikut serta menegakkan kemerdekaan, kebenaran dan keadilan atau ikut serta menumpas kezholiman  pada tingkatannya, ada tingkat internasional, nasional, daerah, masyarakat dan keluarga, ada yg diberi tanda jasa dan ada yg tidak.

Dalam pandangan Islam, Para Pahlawan itu adalah orang-orang yang berjasa melawan kekufuran, seperti penjajah bangsa,  penjajah agama, penjajah moral dsb. Allah menyuruh agar kekufuran itu dihadapi dengan semangat yang besar.
Firman Allah:

فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُمْ بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا
Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Al-Qur'an) dengan (semangat) perjuangan yang besar.
(Surat Al-Furqan, Ayat 52).

Orang kafir dalam artian luas adalah orang-orang yang melakukan kekufuran dan kezholiman, seperti penjajahan bangsa, agama dan kemanusiaan.
Untuk menghadapi penjajahan tersebut perlu berpedoman kepada al-Qur'an.

B. Nasib Para Pahlawan

1. Diberi tanda jasa jadi pahlawan setelah mati

2. Dibangga-banggakan di dunia tapi belum tentu mulia di akhirat tergantung niat dan kesholihannya.

3. Meninggalkan warisan kemerdekaan yang belum tentu dapat dinikmati oleh anak-cucunya, boleh jadi dinikmati anak-cucu yang kakeknya pro penjajah.

C. Tugas Kita

1. Menghargai para pahlawan dg mengingat jasa mereka.

2. Memperhatikan kehidupan anak cucunya, baik ekonomi, pendidikan mereka dll.

3. Mencontoh semangat mereka melawan penjajahan yang sekarang berubah bentuk lebih modern.

4. Selalu mendo'akan agar mereka diampuni oleh Allah SWT.

5. Mensyukuri dan merawat kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan.

Wallahu a'lam

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama