PERISTIWA ISLAMI PADA BULAN JUMADIL AKHIR dan MAU'IZHOHNYA

 

PERISTIWA ISLAMI PADA BULAN JUMADIL AKHIR dan MAU'IZHOHNYA

Editor: Hamzah Johan Albatahany

Jumadil Akhir disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim,

إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

 "Sesungguhnya zaman itu terus berputar sama seperti saat Allah menciptakan langit dan bumi, setahun ada dua belas bulan, dan empat di antaranya adalah bulan-bulan haram, dan tiga di antaranya adalah bulan-bulan yang berurutan yaitu; Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, Muharram dan Rajab. Sedangkan bulan Rajab adalah bulan Mudhar yaitu bulan yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya'ban."

Jumadil Akhir (bahasa Arab:جمادى الآخرة) atau Jumadi al-Tsani atau Jumadi al-Tsaniah atau Jumadi al-Akhirah, adalah bulan keenam dari tahun Hijriah Qamariah. Jumadi berasal dari akar kata Jamada (جَمُدَ) yang berarti beku, dingin yang menggigil . Dinamakan bulan ini dengan Jumadi karena diwaktu penamaannya, air pada bulan ini membeku seperti es. 

Beberapa peristiwa penting di bulan Jumadil Akhir: 

1. Lahirnya Fatimah Az-Zahra (606 M)

Fatimah Az Zahra merupakan putri bungsu Rasulullah SAW  dan Khadijah binti Khuwailid. Fatimah senantiasa mendampingi nabi hingga wafat.

Putri kesayangan Nabi ini lahir pada Jumat, 20 Jumadil-Akhir tahun 16 SH (Sebelum Hijriyah) , 5 tahun setelah kenabian (tahun 606 M.) di Makkah. Wafat pada hari Selasa tanggal 13 Ramadhan tahun 11 H (632 M) dalam usia 27 tahun.

Ia putri yang mirip dengan ayahnya, Ia tumbuh dewasa dan ketika menginjak usia 5 tahun terjadi peristiwa besar terhadap ayahnya yaitu turunnya wahyu dan tugas berat yang diemban oleh ayahnya. Dan ia juga menyaksikan kaum kafir melancarkan gangguan kepada ayahnya. sampai cobaan yang berat dengan meninggal ibunya Khadijah. Ia sangat pun sedih dengan kematian ibunya. Khadijah RA lahir sekitar tahun 555 M dan wafat pada hari ke-11 bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian (619 M), tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah (Juni 622 M). Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah berusia sekitar 50 tahun.

Rasulullah sangat menyayangi Fatimah, setelah Rasulullah bepergian ia lebih dulu menemui Fatimah sebelum menemui istri istrinya. Aisyah berkata ,” Aku tidak melihat seseorang yang perkataannya dan pembicaraannya yang menyerupai Rasulullah selain Fatimah, jika ia datang mengunjungi Rasulullah, Rasulullah berdiri lalu menciumnya dan menyambut dengan hangat, begitu juga sebaliknya yang diperbuat Fatimah bila Rasulullah datang mengunjunginya.”.

Rasulullah mengungkapkan rasa cintanya kepada putrinya takala diatas mimbar:” Sungguh Fatimah bagian dariku , Siapa yang membuatnya marah berarti membuat aku marah”. Dan dalam riwayat lain disebutkan,” Fatimah bagian dariku, aku merasa terganggu bila ia diganggu dan aku merasa sakit jika ia disakiti.”.

2. Wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq (634 M)

Bulan Jumadil Akhir menjadi bulan dimana semua umat Islam sangat terpukul. Sebab pada bulan tersebut khalifah pertama dalam islam, yaitu Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq wafat.

Beliau wafat tepat pada tanggal 21 Jumadil Akhir 13 H,  23 Agustus 634 Masehi, di usia beliau yang ke-63 tahun. Sayyidina Abu Bakar merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW dan juga termasuk orang yang memeluk islam paling awal.

Sebagai pemeluk awal Islam, Abu Bakar telah mengambil berbagai peran besar dalam menyebarkan ajaran Islam.

Melalui ajakannya, Abu Bakar berhasil mengislamkan banyak orang yang di kemudian hari orang tersebut menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam. Di antaranya adalah Utsman bin 'Affan yang kemudian menjadi khalifah ketiga.

Abu Bakar juga turut serta dalam berbagai perang seperti Perang Badar (624 M/2 H) dan Perang Uhud (625 M/3 H).

Sayyidina Abu Bakar dimakamkan di rumah putrinya Aisyah di dekat Masjid Nabawi, di samping makam Nabi Muhammad SAW.

3. Umar bin Khattab diangkat menjadi Khalifah (634-644)

Umar bin Khattab diangkat menjadi khalifah pada tahun 13 H, setelah  wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq.

Umar adalah khalifah kedua yang berkuasa pada tahun 634 sampai 644. Beliau juga digolongkan sebagai salah satu Khulafaur Rasyidin.Umar merupakan salah satu sahabat utama Nabi Muhammad SAW.

Pada masa kepemimpinannya, kekhalifahan menjadi salah satu kekuatan besar baru di wilayah Timur Tengah.

Selain menaklukan Kekaisaran Sasaniyah, Umar berhasil mengambil alih kepemimpinan dua pertiga wilayah Kekaisaran Romawi Timur.

Pembentukan lembaga Baitul Mal menjadi salah satu pembaharuan dalam masa kepemipinan Umar di bidang ekonomi.

Segala capaiannya menjadikan Umar sebagai salah satu khalifah paling berpengaruh sepanjang sejarah dunia.

4. Perang Yarmuk (636 M)

Pertempuran Yarmuk adalah perang antara Muslim Arab dan Kekaisaran Romawi Timur pada bulan Jumadil Akhir tahun 636.

Pasukan muslimin yang dikerahkan hanya berjumlah 45.000 orang. Sedangkan, pasukan Romawi berkekuatan 240.000 orang.

Timpangnya jumlah pasukan tidak membuat pasukan kaum muslimin menyerah begitu saja. Dalam perang ini banyak para tentara berjatuhan, ada sekitar 3000 lebih pasukan muslim mati syahid pada saat itu. Namun korban dari tentara Romawi Timur juga tidak kalah banyak, justru malah mereka yang lebih banyak memakan korban.

Pada perang ini, pasukan Islam di pimpin oleh seorang panglima yang sangat handal yaitu Khalid bin Walid.

Beliau tidak pernah kalah dalam semua peperangan yang ia pimpin hingga beliau bergelar "saifullah".

MAU'IZHOH (PELAJARAN) DARI PERISTIWA
Dari keempat peristiwa diatas maka dapat diambil pelajaran, antara lain:
1. Didiklah anak perempuan kita seperti Fatimah az-Zahra yang berakhlak mulia dengan keturunannya yang mulia pula, seperti para habaib.
2. Jadilah seperti Abu Bakar yang punya sifat setia kepada Rasululloh, bijaksana dan waro'.
3. Jadilah seperti Umar bin Khattab, meski pun berkuasa tapi takut dosa, tak mau berbuat zalim dan adil.
4. Jadilah seperti Khalid bin Walid dan para sahabat yang berjihad penuh semangat dan pantang menyerah meski berjumlah sedikit tapi dapat mengalahkan musuh yang jumlahnya sangat banyak.
كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةًۢ بِإِذْنِ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
“Betapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah.” Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.(Al-Baqarah 2:249)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama