HADITS - HADITS DALAM ASY-SYAMĀIL AL-MUHAMMADIYYAH [الشمائل المحمدية] (KEPRIBADIAN RASULULLAH SAW) KARYA IMAM TIRMIDZI : Hadits 16 - 23 [ BENTUK KHATAMUN NUBUWWAH ]



HADITS - HADITS DALAM ASY-SYAMĀIL AL-MUHAMMADIYYAH
[الشمائل المحمدية]
(KEPRIBADIAN RASULULLAH SAW)
KARYA IMAM TIRMIDZI

Hadits 16 - 23
[ BENTUK KHATAMUN NUBUWWAH ]


Editor: Hamzah Johan Albatahany


HADITS 16

حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنِ الْجَعْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ السَّائِبَ بْنَ يَزِيدَ، يَقُولُ‏:‏ ذَهَبَتْ بِي خَالَتِي إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَتْ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ ابْنَ أُخْتِي وَجِعٌ فَمَسَحَ رَأْسِي وَدَعَا لِي بِالْبَرَكَةِ، وَتَوَضَّأَ، فَشَرِبْتُ مِنْ وَضُوئِهِ، وَقُمْتُ خَلْفَ ظَهْرِهِ، فَنَظَرْتُ إِلَى الْخَاتَمِ بَيْنَ كَتِفَيْهِ، فَإِذَا هُوَ مِثْلُ زِرِّ الْحَجَلَةِ‏.‏

Artinya :

Abu Raja' Qutaybah bin Sa'id mengatakan kepada kami, dia berkata: Hatim bin Ismail memberitahu kami, atas kewenangan al-Jaad bin Abd al-Rahman, dia berkata: Aku mendengar al-Saib ibn Yazid berkata: Bibiku membawaku ke Nabi shallallahu 'alayhi wasallam, dan ia berkata: Wahai Rasulullah, putra saudara perempuan saya sedang sakit.  Maka dia mengusap kepalaku dan meminta berkah untukku, dan berwudhu, jadi aku minum dari wudhu, dan aku berdiri di belakang punggungnya, dan melihat khatam (tanda nubuwwah) di antara bahunya, dan itu sebesar telor ayam hutan.


HADITS 17

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ يَعْقُوبَ الطَّالْقَانِيُّ، قَالَ‏:‏ حدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ جَابِرٍ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، قَالَ‏:‏ رَأَيْتُ الْخَاتَمَ بَيْنَ كَتِفَيْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، غُدَّةً حَمْرَاءَ، مِثْلَ بَيْضَةِ الْحَمَامَةِ‏.‏

Artinya :

Jaabir bin Samurah (Radhiallahu Anhu mengemukakan bahwa:

 "Saya melihat khatam (tanda Kenabian Rasullullah Sallallahu alaihi wasallam) di antara kedua pundaknya, yang seperti tumor merah (daging yang menonjol), yang ukurannya seperti telur burung merpati"


HADITS 18

حَدَّثَنَا أَبُو مُصْعَبٍ الْمَديَنِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ الْمَاجِشُونِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ، عَنْ جَدَّتِهِ رُمَيْثَةَ، قَالَتْ‏:‏ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَلَوْ أَشَاءُ أَنْ أُقَبِّلَ الْخَاتَمَ الَّذِي بَيْنَ كَتِفَيْهِ مِنْ قُرْبِهِ لَفَعَلْتُ، يَقُولُ لِسَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ يَوْمَ مَاتَ‏:‏ اهْتَزَّ لَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ‏.‏

Artinya :

Rumaytsah (Radhiallahu Anha) berkata:

 Saya mendengar hal ini dari Rasullullah (Sallallahu alaihi wasallam) dan pada saat itu saya begitu dekat dengannya, sehingga jika saya mau, saya bisa mencium khatam (tanda Kenabian) yang ada diantara kedua pundaknya. Rasullullah (Sallallahu alaihi wasallam) berbicara tentang Sa'ad bin Mu'aadz (Radhiallahu anhu), bahwa karena kematian Sa'ad, `` Arsy  Allah Yang Maha Pengasih bergetar ''.


HADITS 19

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، وَغَيْرُ وَاحِدٍ، قَالُوا‏:‏ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ اللهِ مَوْلَى غُفْرَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ مِنْ وَلَدِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، قَالَ‏:‏ كَانَ عَلِيٌّ، إِذَا وَصَفَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرَ الْحَدِيثَ بِطُولِهِ، وَقَالَ‏:‏ بَيْنَ كَتِفَيْهِ خَاتَمُ النُّبُوَّةِ، وَهُوَ خَاتَمُ النَّبِيِّينَ‏.‏

Artinya :

Ibrahim bin Muhammad (Radhiallahu Anhu), yang merupakan cucu Ali bin Abi Thalib, berkata:

 “Adalah Ali (Radhiallahu Anhu) biasa mendeskripsikan sifat-sifat luhur Rasullullah (Sallallahu Alaihi wasallam), dia biasa menyebutkan hadits lengkap. Dia juga mengatakan di antara kedua bahu nabi ada khatamun nubuwwah, dan Rasullullah (Sallallahu alaihi wasallam) adalah penutup dari semua nabi.


HADITS 20

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَزْرَةُ بْنُ ثَابِتٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عِلْبَاءُ بْنُ أَحْمَرَ الْيَشْكُرِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبُو زَيْدٍ عَمْرُو بْنُ أَخْطَبَ الأَنْصَارِيُّ، قَالَ‏:‏ قَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ يَا أَبَا زَيْدٍ، ادْنُ مِنِّي فَامْسَحْ ظَهْرِي، فَمَسَحْتُ ظَهْرَهُ، فَوَقَعَتْ أَصَابِعِي عَلَى الْخَاتَمِ قُلْتُ‏:‏ وَمَا الْخَاتَمُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ شَعَرَاتٌ مُجْتَمِعَاتٌ‏.‏

Artinya :

``Ilbaa bin Ahmar Al-yasykuri mengatakan bahwa Sahaabi, Abu Zayd `Amr bin Akhthab Al-Anshaari Radhiallahu Anhu berkata kepada saya:

 `` Rasullullah (Sallallahu alaihi wasallam) pernah memintaku untuk memijat pinggangnya.Ketika aku mulai memijat punggung, tanpa sengaja (secara kebetulan) jariku menyentuh tanda Kenabian. '' Ilbaa (Radhiallahu anhu) bertanya: `` Aku Amr ( Radhiallahu anhu)), apakah khatam (tanda Kenabian) itu? '  Dia menjawab: `` Itu adalah kumpulan dari sedikit rambut '.


HADITS 21

حَدَّثَنَا أَبُو عَمَّارٍ الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ الْخُزَاعِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُسَيْنِ بْنِ وَاقِدٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ بُرَيْدَةَ، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبِي بُرَيْدَةَ، يَقُولُ‏:‏ جَاءَ سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، حِينَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ بِمَائِدَةٍ عَلَيْهَا رُطَبٌ، فَوَضَعَهَا بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ‏:‏ يَا سَلْمَانُ مَا هَذَا‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ صَدَقَةٌ عَلَيْكَ، وَعَلَى أَصْحَابِكَ، فَقَالَ‏:‏ ارْفَعْهَا، فَإِنَّا لا نَأْكُلُ الصَّدَقَةَ، قَالَ‏:‏ فَرَفَعَهَا، فَجَاءَ الْغَدَ بِمِثْلِهِ، فَوَضَعَهُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ‏:‏ مَا هَذَا يَا سَلْمَانُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ هَدِيَّةٌ لَكَ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لأَصْحَابِهِ‏:‏ ابْسُطُوا ثُمَّ نَظَرَ إِلَى الْخَاتَمِ عَلَى ظَهْرِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَآمَنَ بِهِ، وَكَانَ لِلْيَهُودِ فَاشْتَرَاهُ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، بِكَذَا وَكَذَا دِرْهَمًا عَلَى أَنْ يَغْرِسَ لَهُمْ نَخْلا، فَيَعْمَلَ سَلْمَانُ فِيهِ، حَتَّى تُطْعِمَ، فَغَرَسَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، النَّخلَ إِلا نَخْلَةً وَاحِدَةً، غَرَسَهَا عُمَرُ فَحَمَلَتِ النَّخْلُ مِنْ عَامِهَا، وَلَمْ تَحْمِلْ نَخْلَةٌ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَا شَأْنُ هَذِهِ النَّخْلَةِ‏؟‏ فَقَالَ عُمَرُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَنَا غَرَسْتُهَا، فَنَزَعَهَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَغَرَسَهَا فَحَمَلَتْ مِنْ عَامِهَا‏.‏

Artinya :

Buraydah bin Radiyallahu 'Anhu mengemukakan:

 "ketika Rasulalullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam datang ke Madinah, Salmaan Faarisi Radiyallahu' Anhu membawa nampan yang berisi kurma segar di atasnya, dan mempersembahkannya kepada Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam, yang bertanya:

 "O Salmaan, tanggal berapa ini?"

 Dia membalas:

 "Ini shadaqah untukmu dan teman-temanmu"

 Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam menjawab:

 "Kami tidak makan shadaqah. Singkirkan itu dariku."

 (Para 'ulama berbeda pendapat tentang arti kata "kami." Ada yang mengatakan Sayyidina Rasulullah Sallallahu' Alayhi Wasallam sendiri, dan bentuk jamak digunakan sebagai tanda penghormatan. Yang lain menjelaskan bahwa itu adalah ambiyaa ( Nabi). Menurut beberapa orang itu adalah Sayyidina Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam dan kerabatnya yang tidak dibolehkan menerima zakat.Menurut hamba yang rendah hati ini, ihtimaal ketiga (anggapan) lebih unggul dan lebih dapat diterima.Kritik Allaamah Munaawi terhadap Penjelasan ketiga tidak memaksa dan berbobot).  Keesokan harinya hal ini terjadi lagi.  Salmaan Radiyallahu 'Anhu membawakan nampan berisi kurma segar, dan sebagai jawaban atas pertanyaan Rasullullah Sallallahu' Alayhi Wasallam, dia menjawab: "Wahai Rasulullah, ini adalah hadiah untukmu".


 Rasullullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam berkata kepada Sahaabah Radiyallahu' Anhum "Tolonglah dirimu."  (Sayyidina Rasullullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam sendiri memakannya. Bayjuri menjelaskan hal ini sebagai berikut: Sayyidina Salmaan Radiyallahu' Anhu membawa tanggal pada kedua hari dengan cara ini adalah untuk menyelidiki, dan menjadikan Sayyidina Rasullullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam sebagai tuannya.' Anhu adalah seorang 'Aalim (terpelajar) dari masa lalu. Dia hidup selama seratus lima puluh tahun dan menurut beberapa, dia hidup tiga ratus tahun. Dia telah melihat tanda-tanda Sayyidina Rasullullah Sallallahu' Alayhi Wasallam dalam kitab nabi-nabi sebelumnya, bahwa dia tidak akan menerima shadaqah, tetapi akan menerima hadiah dan hadiah, dan khatam kenabian akan berada di antara kedua bahunya setelah menyaksikan dua tanda pertama).


 Dia kemudian melihat khatam kenabian di belakang Sayyidina Rasullullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam dan memeluk Islam.  (Saat itu Sayyidina Salmaan Radiyallahu 'Anhu adalah seorang budak seorang Yahudi dari suku Bani Qurayzah.


 Rasullullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam membelinya (ini secara kiasan. Faktanya adalah bahwa Rasullullah Sallallahu' Alayhi Wasallam menjadikannya seorang Mukaatab - Seseorang yang membeli kebebasan Seseorang untuk jumlah yang disepakati.) Dan membayar Dirham untuknya ke Mukaatab, dan juga setuju bahwa dia (Sayyidina Salmaan Radiyallahu 'Anhu harus menanam untuk orang Yahudi kurma, (sebanyak tiga ratus pohon) dan sampai ini berbuah untuk merawat mereka. Rasullullah Sallallahu' Alayhi Wasallam menanam dengan telapak tangannya  yang berkah dan itu mu'jizah (mukjizat) bahwa semua pohon palem berbuah pada tahun yang sama. Satu pohon di antara ini tidak berbuah. Setelah diselidiki, ditemukan bahwa Umar Radiyallahu' Anhu telah menanam pohon ini, dan bahwa itu tidak ditanam oleh Rasullullah Sallallahu ' Alayhi Wasallam. Rasullullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam memindahkan palem ini dan menanamnya kembali. Mu'jizah lainnya Rasullullah Sallallahu' Alayhi Wasallam adalah bahwa dia menanam palem di luar musim dan mereka berbuah pada tahun yang sama  .


HADITS 22

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْوَضَّاحِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَقِيلٍ الدَّوْرَقِيُّ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ الْعَوَقِيِّ، قَالَ‏:‏ سَأَلْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ، عَنْ خَاتَمِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَعْنِي خَاتَمَ النُّبُوَّةِ، فَقَالَ‏:‏ كَانَ فِي ظَهْرِهِ بَضْعَةٌ نَاشِزَةٌ‏.‏

Artinya :

Abi Nadrah AI-'Awqy RA. mengemukakan:

 "Saya bertanya kepada Abu Sa'id al-Khudri Radiyallahu 'Anhu tentang khatam Kenabian Rasulullah sallailahu' Alayhi Wasallam. Dia berkata: 'Itu adalah potongan daging yang ada di punggung Rasulullah Sallallahu' Alayhi Wasallam."


HADITS 23

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ أَبُو الأَشْعَثِ الْعِجْلِيُّ الْبَصْرِيُّ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ عَاصِمٍ الأَحْوَلِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ سَرْجِسَ، قَالَ‏:‏ أَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ فِي نَاسٍ مِنْ أَصْحَابِهِ، فَدُرْتُ هَكَذَا مِنْ خَلْفِهِ، فَعَرَفَ الَّذِي أُرِيدُ، فَأَلْقَى الرِّدَاءَ عَنْ ظَهْرِهِ، فَرَأَيْتُ مَوْضِعَ الْخَاتَمِ عَلَى كَتِفَيْهِ، مِثْلَ الْجُمْعِ حَوْلَهَا خِيلانٌ، كَأَنَّهَا ثَآلِيلُ، فَرَجَعْتُ حَتَّى اسْتَقْبَلْتُهُ، فَقُلْتُ‏:‏ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ يَا رَسُولَ اللهِ، فَقَالَ‏:‏ وَلَكَ فَقَالَ الْقَوْمُ‏:‏ أَسْتَغْفَرَ لَكَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ نَعَمْ، وَلَكُمْ، ثُمَّ تَلا هَذِهِ الآيَةَ ?وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ?‏.‏‏.‏

Artinya :

Abdullah bin Sarjis Radiyallahu 'Anhu mengatakan:

 “Saya datang ke Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam ketika ada orang yang duduk di sampingnya. Saya pergi ke belakang Rasulullah Sallallahu' Alayhi Wasallam (Perawi mungkin telah melakukan ini secara fisik). Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam mengerti apa yang saya coba untuk melakukan. Dia melepas kain (pembungkus tubuh) dari punggungnya. Saya melihat tempat dari Segel Kenabian di antara kedua pundaknya. Itu seperti sekelompok dikelilingi oleh til (tahi lalat) yang tampak seperti kutil. Di hadapan Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam dan berkata kepadanya. Semoga Allah mengampuni Anda (atau Allah telah mengampuni Anda, seperti yang disebutkan dalam Surah Fath,' Agar Allah mengampuni Anda, dosa Anda yang dulu dan yang terakhir '). Menjawab:' Semoga Allah mengampuni Anda juga '. Orang-orang berkata kepada saya bahwa Rasulullah Sallallahu'Alayhi Wasallam telah berdoa untuk maghfirah (pengampunan) Anda. Saya menjawab:' Ya, dan untuk Anda juga, karena Allah Taala telah berfirman: 'Ya Muhammad, minta ampun untuk milikmu  Jika dan Mu'min laki-laki dan perempuan juga.  (Itulah sebabnya Sayyidina Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam memintalan ampun untuk umat Islam).


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama