Jujurlah Dalam Menyampaikan Informasi dan Jangan Ikut-ikutan Menyebarkan Hoax - [ Info Michael Jackson Terkait Lagu Waiting For The Call]

JUJURLAH DALAM MENYAMPAIKAN INFORMASI DAN JANGAN IKUT-IKUTAN MENYEBARKAN HOAX - [Info Michael Jakcson Terkait Lagu Waiting For The Call]

Saya dapat informasi dari sebuah grup whatsapp tentang lagu Waiting For The Call yang sangat menyentuh hati. Screenshot wa tersebut sebagai berikut;


Berikut Videonya :


Meski pun info seperti ini sudah lama beredar dan ada yang sudah mengklarifikasinya namun masih beredar kembali di grup-grup wa. Rasa ingin tahu saya tentang kebenaran info ini muncul dan itulah yang melatarbelakangi kenapa saya membuat tulisan ini agar tidak ada dusta informasi alias hoax. 

Saya telusuri di google search, saya dapati bahwa penyanyi Waiting For The Call adalah Irfan Makki yang videonya diunggah 25 September 2014; 


Pertanyaannya adalah apakah benar lagu tersebut karya Michael Joseph Jackson ? Apakah benar lagu tersebut dicekal pemerintah Amerika ?

Jika lagu tersebut karya Michael Joseph Jackson maka kenapa  tidak beliau populerkan sendiri? Jika alasan dicekal pemerintah Amerika, itu sangat tidak rasional karena Amerika negara demokrasi yang sangat melindungi kebebasan beragama. Seperti Cassius Marcellus Clay Junior setelah muallaf 25 Februari 1964 berganti dengan nama Muhammad Ali setahu saya tak ada pencekalan karirnya oleh pemerintah Amerika setelah beliau masuk Islam. Lalu Michail Jackson sebagaimana disebutkan di laman berita Mail Online 21 November 2008 menjadi muallaf dan berganti nama Mikaeel (dan meninggal pada Kamis 25 Juni 2009), apa dia takut menyanyikan lagu tersebut ? Padahal jauh sebelum dia berkarir, Muhammad Ali sudah membuktikan bahwa dengan masuk Islam tambah populer dan karirnya meningkat tanpa cekal dari pemerintah Amerika.

Tentu untuk kepastian siapa pencipta lagu tersebut perlu diklarifikasi pada Ifan Makki yang mempopulerkan lagu tersebut tahun 2014, 

lihat: https://youtu.be/LcAgsSBJDSc

Atau penjelasan dari keluarga dan kolega Michael Jackson sendiri.

Yang menjadi konsen saya adalah tidak elok memanipulasi pencipta karya seni disandarkan kepada orang lain yang bukan penciptanya dan hanya karena kemiripan suaranya saja. Dan lebih tidak elok lagi menyebarkan informasi yang tidak valid, dalam hal ini akan merugikan pihak Irfan Makki yang menciptakan lagu tersebut. 

Saya yakin tujuan orang yang memberitakan video tersebut sangat baik dengan mengambil nama besar King of Pop, Michael Jackson, tapi Islam tidak membenarkan penyebaran informasi hoax sekecil apa pun. Cukup dengan memberitakan Michael Jackson dengan kemuallafannya dan jangan menzalimi pihak Irfan Makki yang mempopulerkan lagu tersebut. 

"Jangan membesarkan Islam dengan cara dusta, karena cara tersebut akan mengkerdilkan Islam itu sendiri"

Analisis saya ini tidaklah sempurna, dan saya masih mencari info yang benar-benar valid. Saya berharap dan berterimakasih jika ada masukan yang konstruktif dari pembaca.

By Hamzah Johan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama